Rabu, 02 Maret 2016

Mega Bazaar Consumer Show 2016 Yogyakarta

Mau beli Komuter
Mau beli HP / gadget ?
Mau Beli Aksesoris Komputer??
  datang saja pada acara:

" The 22nd Mega Bazaar 2016
consumer Show "


Informasi 
pameran Komputer, Gadget dan Aksesoris


5 - 9  Maret 2016

Lokasi di jogja Expo Center
Bantul -   Yogyakarta

Sabtu, 20 Februari 2016

Profil Masjid Jogokariyan Yogyakarta

Berawal dari sebuah langgar kecil di Kampung Pinggiran Selatan Yogyakarta, Masjid Jogokariyan terus berusaha membangun Ummat dan Mensejahterakan Masyarakat.
Logo Masjid Jogokariyan terdiri dari tiga bahasa. Arab, Indonesia, dan Jawa. Ini adalah wujud dari semangat kami, untuk menjadi Muslim yang salih seutuhnya tanpa kehilangan akar budaya.


Senin, 15 Februari 2016

PMI Kota Yogyakarta | Kotagede

Sejarah lahirnya gerakan Palang Merah dan Bulan Sabit Internasional adalah pada tanggal 24 Juni 1859 di kota Solferino, Italia Utara, pasukan Perancis dan Italia sedang bertempur melawan pasukan Austria dalam suatu peperangan yang mengerikan. Pada hari yang sama, seorang pemuda warganegara Swiss, Henry Dunant , berada di sana dalam rangka perjalanannya untuk menjumpai Kaisar Perancis, Napoleon III. Puluhan ribu tentara terluka, sementara bantuan medis militer tidak cukup untuk merawat 40.000 orang yang menjadi korban pertempuran tersebut. Tergetar oleh penderitaan tentara yang terluka, Henry Dunant bekerjasama dengan penduduk setempat, segera bertindak mengerahkan bantuan untuk menolong mereka. Beberapa waktu kemudian, setelah kembali ke Swiss, dia menuangkan kesan dan pengalaman tersebut kedalam sebuah buku berjudul "Kenangan dari Solferino", yang menggemparkan seluruh Eropa. Dalam bukunya, Henry Dunant mengajukan dua gagasan:
Pertama, membentuk organisasi kemanusiaan internasional , yang dapat dipersiapkan pendiriannya pada masa damai untuk menolong para prajurit yang cedera di medan perang.
Kedua, mengadakan perjanjian internasional guna melindungi prajurit yang cedera di medan perang serta perlindungan sukarelawan dan organisasi tersebut pada waktu memberikan pertolongan pada saat perang.

Pada tahun 1863, empat orang warga kota Jenewa bergabung dengan Henry Dunant untuk mengembangkan gagasan pertama tersebut. Mereka bersama-sama membentuk "Komite Internasional untuk bantuan para tentara yang cedera", yang sekarang disebut Komite Internasional Palang Merah atau International Committee of the Red Cross (ICRC).
Dalam perkembangannya kelak untuk melaksanakan kegiatan kemanusiaan di setiap negara maka didirikanlah organisasi sukarelawan yang bertugas untuk membantu bagian medis angkatan darat pada waktu perang. Organisasi tersebut yang sekarang disebut Perhimpunan Nasional Palang Merah atau Bulan Sabit Merah.

Berdasarkan gagasan kedua, pada tahun 1864, atas prakarsa pemerintah federal Swiss diadakan Konferensi Internasional yang dihadiri beberapa negara untuk menyetujui adanya "Konvensi perbaikan kondisi prajurit yang cedera di medan perang". Konvensi ini kemudian disempurnakan dan dikembangkan menjadi Konvensi Jenewa I, II, III dan IV tahun 1949 atau juga dikenal sebagai Konvensi Palang Merah . Konvensi ini merupakan salah satu komponen dari Hukum Perikemanusiaan Internasional (HPI) suatu ketentuan internasional yang mengatur perlindungan dan bantuan korban perang.

SEJARAH PMI

Berdirinya Palang Merah di Indonesia sebenarnya sudah dimulai sejak masa sebelum Perang Dunia Ke-II. Saat itu, tepatnya pada tanggal 21 Oktober 1873 Pemerintah Kolonial Belanda mendirikan Palang Merah di Indonesia dengan nama Nederlands Rode Kruis Afdeling Indie (Nerkai), yang kemudian dibubarkan pada saat pendudukan Jepang.

Perjuangan untuk mendirikan Palang Merah Indonesia sendiri diawali sekitar tahun 1932. Kegiatan tersebut dipelopori oleh Dr. RCL Senduk dan Dr Bahder Djohan. Rencana tersebut mendapat dukungan luas terutama dari kalangan terpelajar Indonesia. Mereka berusaha keras membawa rancangan tersebut ke dalam sidang Konferensi Nerkai pada tahun 1940 walaupun akhirnya ditolak mentah-mentah. Terpaksa rancangan itu disimpan untuk menunggu kesempatan yang tepat. Seperti tak kenal menyerah, saat pendudukan Jepang, mereka kembali mencoba untuk membentuk Badan Palang Merah Nasional, namun sekali lagi upaya itu mendapat halangan dari Pemerintah Tentara Jepang sehingga untuk kedua kalinya rancangan itu harus kembali disimpan.



Tujuh belas hari setelah proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945, yaitu pada tanggal 3 September 1945, Presiden Soekarno mengeluarkan perintah untuk membentuk suatu badan Palang Merah Nasional. Atas perintah Presiden, maka Dr. Buntaran yang saat itu menjabat sebagai Menteri Kesehatan Republik Indonesia Kabinet I, pada tanggal 5 September 1945 membentuk Panitia 5 yang terdiri dari: dr R. Mochtar (Ketua), dr. Bahder Djohan (Penulis), dan dr Djuhana, dr Marzuki, dr. Sitanala (anggota). Akhirnya Perhimpunan Palang Merah Indonesia berhasil dibentuk pada 17 September 1945 dan merintis kegiatannya melalui bantuan korban perang revolusi kemerdekaan Republik Indonesia dan pengembalian tawanan perang sekutu maupun Jepang. Oleh karena kinerja tersebut, PMI mendapat pengakuan secara Internasional pada tahun 1950 dengan menjadi anggota Palang Merah Internasional dan disahkan keberadaannya secara nasional melalui Keppres No.25 tahun 1959 dan kemudian diperkuat dengan Keppres No.246 tahun 1963. Kini jaringan kerja PMI tersebar di 30 Daerah Propinsi / Tk.I dan 323 cabang di daerah Tk.II serta dukungan operasional 165 unit Transfusi Darah di seluruh Indonesia.

PMI Kota Yogyakarta


Jl. Tegalgendu 25 Kotagede Yogyakarta 55172 telpon 0274 372176, Fax 0274 379212

Donor Darah PMI

SMS CENTER : 085741550000

Info stok darah bisa diperoleh melalui SMS Gateway dengan format SMS :

1. INFO STOK WB

2. INFO STOK PRC

3. INFO STOK TC

4. INFO STOK LP

5. INFO STOK FFP

6. INFO STOK WE

7. INFO STOK

KIRIM KE 085741550000 sesuai informasi yang anda butuhkan.

Bagi pendonor darah sukarela bisa mengakses kapan waktunya donor kembali dengan format ketik SMS:

INFO DONOR kirim ke 085741550000



Jadwal Donor Bisa diakses di:

SMS: INFO MU tgl/bln/thn

kirim ke 085741550000

FB : udd Kota Yogyakarta

Twitter: @uddkotayogya

Email : uddkotayk@yahoo.com



TATA CARA DONOR DARAH

1.Mengisi Formulir Donor 2.Menyerahkan kartu donor darah bagi yang sudah mempunyai/ pernah mendonorkan darah
3. Donor ditimbang berat badannya

4.Anamnesa sederhana / tabya jawab singkat yang berhubungan dengan syarat-syarat mendonorkan darah


5. Donor dites golongan darahnya dan kadar haemoglobil (HB)

6.Cek tekanan darah / Tensi

5. Setelah memenuhi syarat (sehat menurut dokter / petugas) maka barulah petugas transfusi darah (ATD/PTID) siap untuk menyadap (mengambil) darahnya 350 cc

6. Setelah diambil darahnya pendonor disistirahatkan sejenak ( 5-10 Menit).

7.Minum dan makanan ringan di ruang makan.

8. Selesai (pulang)



CARA MENGADAKAN AKSI SOSIAL DONOR DARAH

1.Mengajukan surat kerjasama dgn format isi: Hari dan tanggal kegiatan, jam, Jumlah calon donor, kontak person yang bisa di hubungi

2. Ditujukan Direktur UDD PMI Kota Yogyakarta

3. Dikirim via Email: uddkotayk@yahoo.com atau langsung ke PMI Kota Yogyakarta Jl.Tegal gendu 25 Kotagede Yogyakarta Telp: 0274-372176

4. Tidak ada biaya administrasi apapun (Gratis)

5. Peyelenggara menyediakan Ruangan, Meja dan Kursi secukupnya.

6. Akan lebih bahagia bila penyelenggara Pesan Jadwal dahulu via telpon



UDD PMI KOTA YOGYAKARTA Menyediakan :

1. Petugas Tehnis Transfusi ygberpengalaman.

2. Peralatan medis secukupnya

3. Fielbed, Kasur, bantal dll

4. Service donor (Makanan ringan, Multivitamin dan Minuman segar)

5. Berangkat/ Pulang sendiri dengan Kedaraan Mobil Unit PMI

http://pmi-yogya.org
 

Jumat, 12 Februari 2016

GRAND Launching "JOGJA BERHIJAB"

Info spesial untuk masyarakat Yogyakarta 
Special event "Talkshow Jogja BerHijab"
Tema : "Jilbab, Satu Pesan Berjuta Hikmah"

"Jogja Istimewa Dengan Hijab"

Menghadirkan:
1) Peggy Melati Sukma (Inspirator Hijrah, Penulis, Penggiat Sosial)

2) dr. Ferihana (Praktisi Kecantikan & Kesehatan, Owner Dokter Muslimah Beauty Clinic (DMBC) Yogyakarta)

Selasa, 12 Januari 2016

Ojesy , Layanan Ojek Wanita

Pembaca Pernik Jogja, ada Info Baru Nih....
tentang Ojek Wanita...Sudah tahu beLum?
baca saja di bawah ini....

Ojek Syari didirikan oleh Evilita Adriani (19 th) Pada 10 Maret 2015 bersama Reza Zamir (21 th) dengan nama Ojek Syar’i Surabaya, kemudian dengan dibantu oleh Agus Edi S berubah menjadi PT OJEK SYARI INDONESIA pada tanggal 8 Agustus 2015 dengan akta Notaris WIEDHA RESTYA RACHMAYANI,S.H.,M.Kn. Nomor 01


Sabtu, 09 Januari 2016

Upgrading bekam & Ujian Standarisasi Bekam Yogyakarta 2016

Info Upgrading bekam dan Ujian Standarisasi Bekam Nasional  Yogyakarta 2016

UpGrading

InsyaAllah pada hari Ahad , 31 Januari 2016
pukul 08.000-15.00 WIB

Investasi : Rp 100.000

Fasilitas
  • Sertifikat
  • Makalah
  • Snack dan Makan Siang


Ujian Standarisasi 
Hari Sabtu-Ahad
Tanggal 13-14 Februari 2016
Investasi : Rp 750.000 (tunai)

Bisa mencicil...

Lokasi
di Goeboek Resto Ruko Ketadan Perempatan Jl Wonosari KM 01 Yogyakarta




Informasi Pendaftaran:
Bapak Yudi Wahyudi ST
0857 1236 1666 WA/SMS
didukung ABI PENGDA DIY



---------------------------------

Pernikjogja.com

Tabligh Akbar Parenting Islami di Masjid Jogokariyan


Hadirilah Tabligh Akbar Parenting Islami
dengan tema 'Positive Parenting'
diambil dari buku Positive Parenting 

Bersama:
Mohammad Fauzil Adhim
(Penulis Bukunya)

Insya Allah ada hari Ahad, 10 Januari 2016
Jam 8 pagi
di Masjid Jogokariyan
Jl Jogokariyan 36 Yogyakarta

Gratis & Ada Doorprize

Bank Muamalat di Yogyakarta

Pembaca Pernik Jogja ...
Bagi Anda yang cari Bank Muamalat di Yogyakarta

bisa langsung ke lokasi berikut

JOGJA DIGITAL VALLEY

JOGJA DIGITAL VALLEY merupakan inkubator bisnis ICT kedua yang dikembangkan oleh TELKOM setelah BANDUNG DIGITAL VALLEY untuk melengkapi ekosistem kreatif digital, yang bertujuan untuk meningkatkan akselerasi jumlah pengembang untuk games, edutainment, music, animation dan software services khususnya di kota Yogyakarta dan sekitarnya. JOGJA DIGITAL VALLEY akan menjadi wadah yang sangat strategis bagi potential individual developer dan startup companies yang men-supply creative content untuk IT product dan service yang akan ditawarkan secara aktif ke IT market yang sedang booming saat ini salah satunya melalui jaringan distribusi online dan offline yang dimiliki TELKOM di seluruh Indonesia dan negara lain. Saat ini TELKOM telah menjangkau lebih dari 150 Juta Pelanggan, 220 Ribu Perusahaan skala Kecil, Menengah dan Besar, serta memiliki bisnis di 10 negara lainnya.

Jumat, 08 Januari 2016

Ilusi Riba, apakah Kita Menikmatinya ?

Pembaca Pernik Jogja , Berikut Ilusi Riba yang sebagian orang masih menikmatinya, tulsa dari group fb belajar wrausaha bareng mas saptuari

"Waah selamat ya bu.. Mobil baru nih, platnya masih putih, interiornya masih wangi bau pabrik.."
"Eh.. Iya.. iya jeng, makasih.. Alhamdulillah dikasih rejeki oleh Allah"
(Dalam hati: duuuh.. Gak tau dia kalo mobil ini kredit, cuman DP 30 juta, sisanya ngangsur 4 tahun)
-------

"Wuuiik! Motor baru brooo.. Dah 150CC ini yak? Makin ganteng lu pakai motor ini.. Beli cash berapa bro?"
"Yooi cuy! Tarikannya mantaab, ngepoott bisa muter 470 derajat celsius! Enteeng dah.."
"Beli di dealer mana? Beli cash berapa bro?"
"Eh elu haus enggak.. Ada yang jual es tebu tuh disana!"
(Dalam hati: waaaduuuh, ketahuan beli kredit gengsi nih gua! dah ganteng-ganteng gini masak naik motor utangan, jadi GGK dong.. Ganteng-Ganteng Kreditan!)

Selasa, 05 Januari 2016

Hari ini Harga BBM turun lagi ( per 5 Januari 2016 )



Hari Ini Harga BBM turun , per 5 Januari 2016. Pemerintah Turunkan Harga Pertamax Dan Pertalite, Menjadi Rp 8.450 & Rp 7.950. PT. Pertamina akan menurunkan harga terbaru untuk BBM jenis RON 92 Pertamax dan Pertalite.

Dan menurut PT Pertamina penurunan akan terjadi di kedua jenis bahan bakar tersebut, dan masing – masing turun di kisaran Rp 200 per liter untuk Pertamax dan Rp 250 per liter untuk Pertalite.


Hal tersebut di sampaikan langsung oleh PT. Pertamina karena penurunan harga RON 92 di pasar dunia. Dengan penurunan berbagai jenis BBM tersebut di harapkan Pemerintah bisa meningkatkan pertuumbuhan ekonomi di kalangan menengah kebawah.