Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemerintah. Tampilkan semua postingan

Selasa, 23 Januari 2024

Jogja Istimewa Televisi | PEMDA Daerah Istimewa Yogyakarta


Jogja Istimewa Televisi (JITV) merupakan Televisi Streaming resmi milik Pemerintah Daerah DIY yang berdiri sejak 14 September 2016. JITV disiarkan secara langsung melalui website pemerintah di alamat http://jitv.jogjaprov.go.id. JITV menyiarkan informasi di lingkungan Pemda DIY, pariwisata Yogyakarta, kebudayaan Yogyakarta, serta kegiatan kesenian lainnya. Segala infomasi yang ditayangkan ditujukkan sepenuhnya untuk masyarakat. 


Beberapa Program acara JITV meliputi berita, dokumenter, talk show, feature, program hiburan, siaran langsung even Pemda DIY dan pendidikan yang berkaitan dengan konsep Keistimewaan Yogyakarta.

Minggu, 27 Agustus 2017

Sri Sultan Hamengku Buwono I (1755-1792)

Dikenal dengan nama Pangeran Mangkubumi, pendiri dan pembangun Keraton Yogyakarta ini lahir pada tanggal 5 Agustus 1717 dengan nama Bendara Raden Mas (BRM) Sujono. Pangeran Mangkubumi merupakan putra Sunan Amangkurat IV melalui garwa selir yang bernama Mas Ayu Tejawati. Kelak, sebagai peletak dasar budaya Mataram, beliau akan memberi warna dan ruh tidak hanya bagi lingkungan keraton tetapi seluruh masyarakat Yogyakarta.
Sedari kecil, BRM Sujono dikenal sangat cakap dalam olah keprajuritan. Beliau mahir berkuda dan bermain senjata. Selain itu, beliau juga dikenal sangat taat beribadah sembari tetap menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Budaya Jawa.
Berkat kecakapan itulah, ketika paman beliau yang bernama Mangkubumi meninggal pada tanggal 27 November 1730, beliau lalu diangkat menjadi Pangeran Lurah. Yaitu pangeran yang dituakan di antara para putera raja. Kelak, ketika sudah dewasa, beliau juga menyandang nama yang sama dengan pamannya. BRM Sujono kemudian lebih dikenal sebagai Pangeran Mangkubumi.

Rabu, 16 November 2016

Mengenal Bregada Kraton Yogyakarta

LAYAKNYA sebuah negara, suatu kerajaan tentunya juga memiliki armada kekuatan tempur. Dibentuknya suatu kekuatan militer tak lain bertujuan untuk mempertahankan kerajaan dari serangan lawan maupun untuk memperluas kekuasaan dengan melakukan ekspansi ke wilayah-wilayah sekitar.

Kraton Yogya sebagai krajaan yang masih bertahan di tanah air hingga saat ini juga memiliki kekuatan militer yang cukup disegani. Ketika Kraton Yogya menguasai tanah Mataram, pasukan atau bregada tempur memang dipergunakan untuk berperang mengangkat senjata, namun kini prajurit ini berubah fungsi dan dijadikan sebagai simbol budaya.

Prajurit-prajurit tersebut masih ada hingga saat ini. Bahkan di Yogya beberapa wilayah diberi nama sesuai kesatuan prajurit tersebut dan dahulu dipergunakan sebagai basis atau asrama militer pasukan kraton. Berikut nama-nama kesatuan prajurit Kraton Yogya yang tetap bertahan hingga saat ini.